MENU
STUDENT'S DASHBOARD
HOTLINKS
KARYA TULIS | JAENI, S.KOM, M.ENG
No.Hasil Karya
1 Network Computing: Alternatif Untuk Dunia Bisnis
Sinopsis :

Pertanyaan pertama yang akan muncul dari sebagian besar orang kemungkinan adalah”Mengapa Network-Centric Computing (NC)?” baru kemudian muncul pertanyan yang sifatnya akan lebih teknis, seperti “Apakah NC?” dsb. Tulisan ini akan membahas secara garis besar dari sisi pemakai khususnya untuk di arahkan ke aplikasi bisnis & bagaimana dunia usaha dapat diuntungkan dengan adanya NC.

 

Tampak pada gambar samping sebuah contoh salah satu network computing yang pertama diluncurkan di dunia oleh HDS. Network Computing merupakan aliansi banyak perusahaan mulai dari Oracle, HDS, Sun, IBM dll.

 

Ada beberapa argumentasi yang berkembang yang mendukung terbentuknya konsep Network Computing (NC) ini. Beberapa diantaranya adalah:

 

  • Dunia bisnis membutuhkan informasi dari banyak sumber (artinya dibutuhkan sebuah jaringan komputer untuk melakukan hal ini secara effisien).
  • Distributed computing yang berkembang akhir-akhir ini ternyata menyebabkan manajemen sebuah system informasi menjadi sangat mahal & sulit di atur (di manage).
  • End user & PCs yang ternyata akan mengatur network.
  • PC pada awalnya tidak di rancang untuk jaringan komputer.
  • Internet telah mengubah konsep komputing secara drastis.
  • Konsep yang baru di bidang komputerisasi diperlukan untuk solusi desktop yang baru.

 

Di dorong oleh keperluan didunia bisnis, berbagai perusahaan telah banyak mengimplementasikan enterprise-wide networks, yang mengkaitkan PCs, legacy equipments, seperti IBM mainframes, dan peralatan komunikasi pada kecepatan tinggi. Berbagai perusahaan telah bergeser dari sistem tradisional host/slave environment yang menggunakan  mainframe ke distributed client/server yang menyebabkan computing power tersebar di seluruh perusahaan. Dan kini, dengan keberadaan Internet telah membuka kemungkinan bagi orang dalam perusahaan mengakses berbagai informasi di seluruh dunia.

 

Mengoperasi jaringan dengan berbagai revisi & upgrade merupakan hal yang sangat sulit dilakukan & mahal. Hasil survey oleh Forrester Research dari CIO  Fortune 500 companies menunjukan bahwa hanya 18% dari proyek untuk implementasi client/server yang berhasil tepat waktu & tepat pendanaan / budget. Hal ini menyebabkan dunia bisnis saat ini mencari cara untuk memperoleh alternatif jaringan komputer yang memenuhi empat (4) syarat utama yaitu:

 

  • Aman (Secure).
  • Powerfull.
  • Userfriendly.
  • Biaya yang effisien.

 

Berdasarkan kriteria yang sederhana di atas akhirnya para pakar mulai mendefinisikan sebuah set teknologi untuk menggantikan model client/server yang banyak di anut sekarang. Model network-centric computing menggunakan teknologi internet menjadi dasar bagi strategi banyak perusahaan, pada saat mereka membelokannya ke solusi open, standard-based untuk membangun & memperkaya jaringan internal mereka, yang kemudian dikenal sebagai intranet.